Spomsor kami revenuehits

Tuesday, August 8, 2017

kesombongan tak berarti segalanya

KESOMBONGAN TAK BERARTI SEGALANYA


  Bissmillahirohmanirohim alhamdulillah syukur atas nikmat yang telah engkau beri, nikmat yang begitu sempurna tiada tanding di dunia. sehingga masih dapat menulis sebongkah cahaya ilmu yang bermanfaat bagi kalian semua. dapat kita lihat di luar sana masih begitu banyak nikmat yang di bawah kita alias masih tidak sempurna, ya pada dasarnya memang manusia tidak ada yang sempurna sesempurna mungkin, karena status kita hanya seorang hamba. hamba sang maha segalanya yang memiliki alam semesta, yang maha sempurna ya hanya allah swt yang maha maha segalanya.

  Namun terkadang kita sering lupa terhadap itu semua, kita sering lalai olehnya. kita masih bisa sombong atas yang kita punya. padahal kelebihan yang kita punya belumlah seberapa, masih ada yang lebih dan kurang diantara kita. dan sebenarnya kelebihan itu untuk mengisi kekurangan seseorang atau saudara kita yang tidak sempurna. bukan malah sebaliknya yang selalu jadi peluru yang di takuti, bukan jadi singa yang selalu memangsa yang lemah, bukan jadi buaya yang selalu memangsa segalanya hingga lupa daratan. tapi jadilah lumba-lumba penolong sa'at di laut lepas yang penuh ombak, jadilah sapi yang bisa mampu membantu manusia sebagai korban di hari raya idul adha. hehe

  Mengapa kita harus menjadi lumba-lumba..?? yap ya karena hewan ini dapat bermanfa'at bagi yang lain, mereka dapat membantu memberi petunjuk seseorang agar keluar dari masalah. kita jadi orang pun harus begitu. jika ada teman atau orang lain lagi kesusahan dan sangat membutuhkan kita, kita harus menolongnya memberikan solusi petunjuk jalan keluarnya, apapun itu masalahnya. bukan malah membiarkanya apalagi mencaci makinya. kita tidak tau apa yang di alami mereka, dan kita pun tidak tahu kalau sewaktu waktu akan merasakan hal yang sama. karena allah swt maha adil dan allah swt adalah pengatur segalanya di muka bumi ini. mengatur kehidupan kita, jadi jangan heran kalau terkadang ada orang dulunya kaya raya dan sekarang jatuh miskin, dan sebaliknya.


  Nah makanya dari itu, apa sih yang masih kita sombongkan toh semua itu yang ada di dunia ini bukan milik kita seutuhnya dan akan kembali kepadanya. jangan pernah menyombongkan apa yang telah kalian miliki. dan janganlah malu untuk membantu yang lemah yang membutuhkan kelebihan kalian, itu lebih bermanfa'at dari pada tidak membantu tetapi malah menyombongkanya. allah swt sangatlah tidak menyukainya dan allah swt sangat membencinya. tetapi janganlah bersedih hati jika kalian memiliki kekurangan, galilah kelebihan kalian carilah dan yakinlah setiap kekurangan pasti ada kelebihan yang kalian miliki. dan jika sudah ketemu pupuk kelebihan itu agar menjadi besar, dan tetaplah ingat jangan pernah sesekali merasa tinggi hati dan lalu menyombongkan diri. karena semua itu tak kan pernah berarti di dunia dan akhirat nanti.

  Dan selalu ingatlah kita di dunia ini hanyalah sementara, dan akan selamanya di akhirat nanti. berbuatlah baik pada sesama, bantulah sesama, ringankan beban mereka, kasihi mereka. jangan biarkan mereka yang lemah tertindas oleh kekejaman orang yang memiliki kelebihan. jadikanlah kelebihanmu sebagai pengantar ke surgamu, sebagai pemberat amal timbangan baikmu, sebagai penolong di akhiratmu nanti. hanya dengan hal sepele kan tetapi hasil timbal balik yang sangat luar biasa. itu hanya baru sekedar menghilangkan kesombongan, belum hal yang lainya. pasti lebih sangat luar biasa hasil yang di perolehnya. insaallah jika kita terapkan ini hidup kita akan nikmat, kita banyak teman, teman yang selalu menghargai kita, mengerti keada'an kita. dan janganlah lupa selalu hidup di jalan allah swt dan berpegang teguh padanya dan jauhi laranganya.



 Sekian dari saya semoga dapat bermanfa'at bagi kalian semua, sedikit tapi berarti dan banyak belum tentu berarti. trimakasih wassalamualaikum, wr.wb

©copyright by: hilman permana, 

No comments:

Post a Comment

SETATUS APA YANG ENGKAU HARAP..??

SETATUS APA YANG ENGKAU HARAP..?? Kebiasaan orang banyak mendadak menjadi sosok jahat demi sesuap nasi basi demi sepucuk rezki yang tak p...